Minggu, 14 April 2024
Minggu, 10 Maret 2024
POLA BILANGAN
Pengertian Pola Bilangan
Menurut Sobat, Pola Bilangan itu apa sihh? Yuk kita telaah pengertian Pola Bilangan dari setiap katanya!
Pola mengandung makna bentuk atau susunan yang tetap dan Bilangan mengandung makna satuan jumlah yang merujuk pada angka. Jadi Pola Bilangan adalah bentuk atau susunan yang tetap pada suatu angka.
Sampai sini, sudah mulai paham? Yuk kita lanjut ke pembahasan berikutnya!
Jenis-Jenis Pola Bilangan
- Pola bilangan ganjil adalah susunan angka yang terdiri dari angka ganjil. Karena terdiri dari angka ganjil, maka pola bilangan ganjil dimulai dari 1,3,5,7, dan seterusnya. Pola bilangan ganjil mempunyai rumus: Un = 2n – 1.
- Pola bilangan genap adalah susunan angka yang terdiri dari angka genap. Karena terdiri dari angka genap, maka pola bilangan genap dimulai dari 2,4,6,8, dan seterusnya. Pola bilangan genap mempunyai rumus: Un = 2n.
- Pola bilangan segitiga adalah susunan angka yang akan membentuk bangun segitiga. Contoh dari pola bilangan segitiga adalah 1,3,6, dan seterusnya. Pola bilangan segitiga mempunyai rumus: Un = ½ n(n+1).
- Pola bilangan persegi adalah susunan angka yang akan membentuk bangun persegi. Contoh dari pola bilangan persegi adalah 1,4,9, dan seterusnya. Pola bilangan persegi mempunyai rumus: Un=n^2
- Pola bilangan persegi panjang adalah susunan angka yang membentuk bangun persegi panjang. Contoh dari pola bilangan persegi panjang adalah 2,6,12, dan seterusnya. Pola bilangan persegi panjang mempunyai rumus sebagai berikut: Un = n(n + 1)
- Pola bilangan pascal adalah suatu susunan angka yang terbentuk dari penjumlahan 2 buah bilangan yang saling berdampingan sehingga membentuk sebuah bilangan baru di baris berikutnya yang berada di tengah dan bilangan 1 selalu berada di paling ujung. Untuk jumlah bilangan dari setiap barisnya pada pola bilangan pascal, mempunyai rumus: Un = 2^(n-1).
- Pola bilangan aritmatika adalah suatu susunan angka yang memiliki selisih yang tetap antara kedua sukunya. Maksudnya ialah selisih bilangan ke 2 dengan bilangan ke 1 sama dengan selisih bilangan ke 3 dengan bilangan ke 2. Contoh dari pola bilangan aritmatika ialah 1,5,9,13,17,21,25, dan seterusnya. Selisih bilangan ke 2 dengan bilangan ke 1 adalah 5 – 1 = 4. Selisih bilangan ke 3 dengan bilangan ke 2 adalah 9 – 5 = 4. Jadi, selisih bilangan ke 2 dengan bilangan ke 1 sama dengan selisih bilangan ke 3 dengan bilangan ke 2. maka untuk mencari bilangan ke n dari pola bilangan aritmatika dapat kita rumuskan: Un = a + (n – 1) b.
- Pola bilangan fibonacci adalah suatu susunan angka dengan nilai angka berikutnya diperoleh dari hasil menambahkan kedua angka sebelumnya secara berturut-turut. Contoh dari pola bilangan fibonacci adalah 0,1,1,2,3,5,8, dan seterusnya. Pola bilangan fibonacci dapat dirumuskan: Un= Un-1 + Un-2
Contoh soal
- Diketahui pola bilangan 3,6,9,15,24,39, ... , ... , ...Tentukan termaksud jenis pola bilangan seperti apa dan tentukan 3 bilangan berikutnya dari pola bilangan tersebut!
Pertama tentukan pola nya terlebih dahulu.
Bisa Sobat selera matematika lihat, pola bilangan yang terbentuk adalah jenis pola bilangan fibonacci, dimana susunan angka dengan nilai angka berikutnya diperoleh dari hasil menambahkan kedua angka sebelumnya secara berturut-turut.
Angka 9 diperoleh dari 6 + 3
Angka 15 diperoleh dari 9 + 6
Dan berikutnya mengikuti pola seperti diatas
Maka 3 bilangan berikutnya adalah
39 + 24 = 63
63 + 39 = 102
102 + 63 = 165
Jadi, 3 angka berikutnya adalah 63, 102, dan 165 mengikut pola bilangan fibonacci
Penyelesaian:Dari soal, diketahui pola barisan yang dibentuk adalah pola barisan aritmatika.Kita akan mencari nilai bilangan ke 1 (pertama) dan nilai beda antar bilangan yang terdekat dengan menggunakan rumus pola bilangan aritmatikaUn = a + (n – 1)bU6 = a + (6 – 1)b = a + 5b = 49U10 + U12 = ( a + (10 – 1)b ) + ( a + (12 – 1)b ) = 128(a + 9b) + (a + 11b) = 1282a + 20b = 128
Setelah didapatkan nilai b atau nilai beda nya, kita subtitusikan nilai b untuk mendapatkan nilai bilangan ke 1 (pertama) ke dalam salah satu persamaan. Agar lebih mudah, sobat bisa menggunakan persamaan yang pertama ya
U6 = a + (6 – 1)3 = 49a + (5)3 = 49 → a = 49 – 15a = 34Setelah didapatkan nilai bilangan ke 1 (pertama) dan nilai beda antar bilangan yang terdekat, selanjutnya kita mencari bilangan ke 20Un = a + (n – 1)bU20 = 34 + (20 – 1)3 = 34 + 57 = 91Jadi, bilangan ke 20 dari pola bilangan aritmatika pada soal adalah 91.
Setelah mempelajari materi Pola Bilangan, marilah kita menonton bersama video pembelajaran mengenai Pola Bilangan secara mendalam postingan kejarcita Berikut ini:
BARISAN DAN DERET ARITMATIKA
A. Barisan Aritmatika
Barisan Aritmatika adalah adalah barisan bilangan dimana di antara dua suku yang berurutan mempunyai selisih (beda) yang konstan (tetap).
- Rumus Beda pada Barisan Aritmatika
b = Un-U(n-1) = U2- U1Keterangan:
Un= suku ke-nU(n-1)= suku ke-(n-1)
2. Rumus suku ke-n
Un= a + (n-1)b
Keterangan:Un= suku ke-na =suku pertamab = beda / selisihn = banyaknya suku
3. Rumus Suku Tengah Barisan Aritmatika jika n Ganjil
Uk= 1/2 (U1 + U2k - 1)
Keterangan:Uk= suku tengahU2k-1= suku terakhir dari barisan aritmatika dengan n ganjil
4. Sisipan pada Barisan Aritmatika
Jika di antara dua bilangan disisipkan sebanyak k buah bilangan sehingga bilangan-bilangan semula dengan bilangan-bilangan yang disisipkan membentuk barisan aritmatika, nilai beda barisan aritmatika yang terbentuk dapat ditentukan dengan rumus:
b' = b / (k+1)
Keterangan:
b = beda pada barisan aritmatika sebelum disisipi
k = banyaknya bilangan yang disisipkan
b' = beda pada barisan aritmatika yang terbentuk
B. Deret Aritmatika
a. Rumus suku ke-n Deret Aritmatika
Un= a + (n-1) b
a = suku pertama
b = beda
b. Rumus Jumlah n Suku pertama Deret aritmatika
Contoh soal:
1. Diketahui deret aritmatika dengan suku kedua sama dengan 13 dan suku kelima
sama dengan 34. Tentukan:
a. rumus suku pertama dan beda deret aritmatika tersebut!
b. rumus suku ke-n pada deret aritmatika tersebut!
c. jumlah suku n suku pertamanya!
d. hitunglah 20 suku pertamanya!
BARISAN DAN DERET GEOMETRI
Contoh deret geometri:
2 + 4 + 8 + 16 + 32 + …
200 + 100 + 50 + 25 + …
Rumus jumlah n suku pertama deret geometri:
C. Contoh Soal
- Diketahui sebuah barisan geometri berikut:
3, 12, 48, 192, …
a. Tentukan suku ke-10 dari barisan geometri tersebut!
b. Tentukan jumlah 5 suku pertama dari barisan geometri tersebut!
Pembahasan:
Setelah mempelajari materi Barisan dan Deret Geometri, marilah kita menonton bersama video pembelajaran mengenai Barisan dan Deret Geometri secara mendalam postingan math-lab Berikut ini:
Nah, materi dan contoh soal mengenai barisan dan deret aritmetika dan geometri ternyata mudah, bukan? Selain materi barisan dan deret, kalian juga bisa belajar tentang materi-materi lainnya melalui selera matematika mata pelajaran Matematika. Sampai bertemu di pembahasan berikutnya!! aku pintar selera matematika.
PENERAPAN BARISAN DAN DERET
A. Rp870.000,00B. Rp4.225.000,00C. Rp5.220.000,00D. Rp4.870.000,00
Pembahasan:
Pertama, kita pilih dulu rumus yang tepat kalau yang ditanyain itu jumlah tabungan setelah
beberapa tahun tertentu. Karena tahun, maka kita bisa pakai yangMn=M0(1+tp), nih!
MODUL AJAR
Halloo sahabat selera matematika!!
Kalian butuh perangkat ajar untuk mengajar disekolah? Yuk simak terus ya!!
Apa itu Modul Ajar ??
Modul Ajar adalah sejumlah alat atau sarana media, metode, petunjuk, dan pedoman yang dirancang secara sistematis dan menarik. Modul ajar merupakan implementasi dari Alur Tujuan Pembelajaran yang dikembangkan dari Capaian Pembelajaran dengan Profil Pelajar Pancasila sebagai sasaran.
Berikut contoh modul Ajar Barisan dan Deret:
1. RPP Modul Ajar Barisan Aritmatika
2. LKPD Modul Ajar Barisan Aritmatika
Sabtu, 09 Maret 2024
KUIS BARISAN DAN DERET
Hallo.... Sahabat Selera Matematika !!!
Setelah mempelajari Barisan dan Deret, ayo coba uji kemampuan kalian dengan mengikuti kuis Quizizz berikut ini!
Silakan klik Quizizz di bawah Ini!!! Selamat mencoba....












.png)
.png)
.png)
.png)






.png)
.png)
.png)
.png)
.png)

















